Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Berita Bisnis

Inilah Game Paling Populer di Indonesia Saat Ini


Fenomena orang-orang memainkan Let’s Get Rich menandakan bahwa untuk membuat permainan yang populer tidak selalu harus membuat dari nol sesuatu yang sebenarnya sudah ada.

Siapa yang tidak mengenal permainan monopoli? Permainan yang dimainkan diatas papan bersama 2-4 orang pemain ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga sobat Studentpreneur. Let’s Get Rich, adalah nama permainan monopoli tersebut yang kini menjadi fenomenal di Indonesia. Bahkan dalam waktu kurang dari 1 bulan saja sejak peluncuran iklannya di TV, saat ini hampir kebanyakan teman kita yang menggunakan perangkat mobile Android maupun iOS telah memainkannya atau minimal mengetahuinya. Benar bukan?

Permainan monopoli sebenarnya adalah permainan yang sudah diketahui oleh banyak orang sejak lama. Namun bukan berarti permainan yang sudah berumur ini tidak dapat menjadi populer kembali. Ingat ada pepatah “Don’t Reinvent the Wheel!” yang artinya jangan melakukan penelitian ataupun penemuan sesuatu yang dimana hasil penemuan tersebut sebenarnya sudah ada. Fenomena orang-orang memainkan Let’s Get Rich menandakan bahwa untuk membuat permainan yang populer tidak selalu harus membuat dari nol sesuatu yang sebenarnya sudah eksis. Lalu pertanyaannya, apa yang membuat permainan ini menjadi sangat populer di masyarakat kita?

LINE-LET'S-GET-RICH-(30--version)---YouTube.mp4_000023640

N2Play Studio, perusahaan pembuat game ini sepertinya pintar melihat peluang pasar. Inovasi yang mereka lakukan sebenarnya hanya membawa permainan yang dimainkan banyak orang secara konvensional ke dalam dunia online. Hal lain yang menarik dari game ini adalah dimana pemain dapat memainkannya bersama teman-temannya alias multiplayer di online network, dimana juga ada fitur ranking mingguan yang membuat suasana kompetisi antar teman menjadi lebih seru. Sedangkan untuk isi game, sepertinya tidak perlu kita bahas lagi karena hampir tidak ada perbedaan dengan game monopoli pada umumnya.

Tidak hanya berhenti di produk, pemasaran game pun sepertinya sudah dipikirkan matang-matang oleh perusahaan game developer asal Korea tersebut. Kita tahu bahwa ada beberapa Mobile Social Messenger yang memiliki jumlah pengguna sangat besar dan juga menjadi platform untuk pengembangan game. Itulah alasan mereka bekerja sama CJ Net Marble, perusahaan publisher game yang telah bekerja sama dengan beberapa Social Messenger untuk mengoptimalkan penetrasi pasar lokal seperti Kakao untuk pasar Korea, QQ untuk pasar Tiongkok, dan Line untuk pasar Asia Tenggara. Perlu diketahui juga, Indonesia kini telah menjadi negara dengan jumlah pengguna terbanyak kedua Line setelah Jepang. Hal ini tentu saja salah satu alasan mengapa game tersebut cepat populer dan laris dimainkan orang banyak. Selain itu, iklan game yang dibintangi Danang dan Darto ini pun sukses mendongkrak kepopuleran game dan menarik lebih banyak orang lagi untuk memainkannya .

Monetisasi game ini pun sepertinya sudah dipikirkan sangat matang sama seperti monetisasi game sejenis lainnya. Apabila pemain ingin meningkatkan ataupun sekedar mempercantik karakter, mereka dapat membeli di shop menggunakan Line Credit.

Banyak pelajaran menarik yang dapat dipetik dari fenomena game ini. Tinggal menunggu waktu saja kapan teman-teman bisa meluncurkan game lokal yang dapat menghasilkan uang tanpa mengurangi pengalaman permainan yang menyenangkan tapi juga bisa menjadi fenomena yang menghebohkan di negara kita sendiri. Mari berdiskusi di kolom komentar! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur. [Photo Credit: Line]

 

Artikel Bisnis Terpopuler Hari Ini:

Inilah Orang Terkaya di Tiongkok

Salah Satu Perusahaan Terbesar di Dunia Ternyata Dirintis di Kamar Apartment

Mulai Belajar Saham Dengan Modal Hanya 1 Juta Rupiah

Andreas Yonathan

Kontributor: Andreas Yonathan pernah menjadi Community Manager dari Studentpreneur. Saat ini dia bekerja sebagai web developer di Miracle Clinic dan Flavare

Facebook Twitter Google+