Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Tips

Jika Tim Kerja Anda Payah, Pakai Cara-cara Ini


Kalau Tim Kerja Anda Payah, Jangan Langsung Menyerah. Cobalah Beberapa Tips Berikut Ini.

Entrepreneur bukan sekedar soal leadership, namun juga soal management. Sebagai manager yang baik, anda harus bisa membangun tim yang hebat, yang berisi orang-orang hebat, agar bisnis Anda jadi lebih hebat. Jadi, apa saja yang harus Anda lakukan?

 

Jadilah manager yang mengundang selera

Seperti ngengat di sekitar lampu, talenta-talenta hebat akan berkumpul di sekitar orang hebat. Maka, jadilah orang yang mampu menarik talenta-talenta hebat lain agar mau bekerja dengan Anda. Orang-orang yang diberi berkah berupa kemampuan lebih, biasanya tahu bahwa mereka memiliki lebih dari satu opsi. Mereka akan cenderung pilih-pilih pekerjaan sekaligus pilih-pilih dengan siapa mereka akan bekerja. Pada pertama kali Anda mewawancara mereka, mereka diam-diam akan menilai Anda dan memutuskan apakah mereka antusias untuk bergabung dalam tim Anda. Maka, penting sekali agar Anda memastikan bahwa Anda memimpin dengan cara yang mampu menarik dan mempertahankan karyawan kunci Anda. Mulailah memperlakukan orang dengan baik, memberikan tujuan dan ekspektasi kerja yang jelas pada semua orang, memberikan umpan balik yang bermanfaat bagi perkembangan mereka, memberikan pengakuan terhadap setiap pekerjaan besar yang berhasil, memastikan mereka memiliki cukup sumber daya untuk melakukan pekerjaan mereka, dan secara umum membuat tim Anda menjadi tempat yang atraktif.

bad-team

Membuka jalan selebar-lebarnya untuk masukan-masukan

Anda harus memperlakukan setiap pendapat, baik  atau buruk, sebagai sebuah komoditas berharga bagi perkembangan bisnis Anda. Bukan berarti membiarkan karyawan mendikte setiap keputusan Anda, Melainkan, Anda harus mulai bersikap sungguh-sungguh ketika mendengarkan masukan mereka. Take it seriously. Jelaskan ketika Anda tidak setuju, bertanya jika perlu. Jadilah terlibat. Dengan ini, Anda tidak hanya membuat karyawan Anda merasa lebih berperan di dalam tim, melainkan juga membuat keputusan yang lebih baik karena Anda memiliki lebih banyak perspektif yang berbeda.

 

Memilih karyawan dengan sangat hati-hati

Ketika memilih dengan siapa Anda akan bekerja, Anda perlu meluangkan lebih banyak perhatian dan energi ekstra. Paling mudah adalah mempekerjakan orang-orang sekitar Anda yang sudah teruji mampu masuk ke dalam dinamika kerja Anda. Atau jika Anda harus membuka lowongan bagi orang baru, maka jangan sampai Anda mempekerjakan hanya karena merasa Anda harus segera mengisi kekosongan. Hal ini mungkin menghemat waktu Anda di awal-awal, namun akan menyusahkan Anda di masa depan. Karena Anda harus mengkalibrasi ulang dinamika tim Anda.

 

Proses perkembangan juga penting

Tugas Anda tidak berhenti di proses pemilihan karyawan saja, melainkan juga membentuk tim Anda yang sudah berisi anggota bintang, ke dalam sebuah tim yang lebih dan lebih baik lagi, dengan performa yang mampu memenuhi kebutuhan Anda. Jika tim Anda diibaratkan seperti skuad sepakbola, maka Anda adalah pelatihnya.

Nah Sobat Studentpreneur, bagaimana dengan kondisi tim kerja Anda saat ini? Mari berdiskusi di kolom komentar! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur. [Photo Credit: Kevin]

 

Artikel Bisnis Terpopuler Hari Ini:

Inilah Kenapa Jokowi Layak Menjadi Seorang Presiden

Belajar Bisnis Dari Sosok Jokowi

Cinta Bos Lion Air Pernah Ditolak Karena Tidak Punya Sepatu

Taufik Aditama

Wartawan senior Studentpreneur yang ingin berkeliling dunia dan membuat Indonesia lebih baik

Facebook Twitter Google+