Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Berita Bisnis Best People

Penulis Game of Throne Akan Memasukkan Nama Anda dalam Novel Terbarunya Jika Menyumbang 236 Juta Rupiah


Bukan George R. R. Martin apabila tidak bertindak out of the box.  Penulis novel berjudul A Song of Ice And Fire (yang kemudian diadaptasikan ke dalam serial Game Of Throne oleh HBO) ini membuka sebuah kampanye penggalangan dana dalam sebuah situs crowdfunding Prizeo. Donasi yang terkumpul nantinya akan disumbangkan ke Wild Spirit Wolf Sanctuary dan The Food Depot, dua organisasi yang berbasis di Santa Fe.

Karena penggalangan dana dilakukan melalui situs crowdfunding, maka secara otomatis harus ada pertukaran yang ditawarkan oleh Martin kepada para donatur. Dan penawarannya pun tidak main-main. Untuk $ 7.500, Anda akan dikirimi salah satu topi pelaut Yunani yang dimiliki oleh Martin. Sedangkan, untuk sumbangan senilai 20.000 dolar atau sekitar 236 Juta Rupiah, Martin akan menamai satu karakter sesuai permintaan Anda dalam buku keenam A Song of Ice and Fire yang baru ditulisnya. Anda dapat memilih apa saja yang akan dilakukan karakter itu, dan bukan itu saja, karakter Anda bisa ditewaskan dengan cara yang seru menurut Anda. Martin tahu betul bahwa salah satu daya tarik serial Game of Throne adalah plot cerita tak terduga mengenai pembantaian terhadap sejumlah karakter utama.

got

Atau jika Anda tidak memiliki banyak uang untuk disumbangkan sekalipun, Anda masih bisa memenangkan hadiah yang cukup luar biasa, yakni semua donatur akan diikutkan pada kontes pengundian di mana hadiahnya adalah terbang ke Santa Fe dengan seorang teman untuk menghabiskan tur sehari di Wild Spirit Wolf Sanctuary dengan Martin sendiri.

Sejak dibuka pertama kali (sekitar 3-4 hari yang lalu), kampanye ini telah mengumpulkan lebih dari 300 ribu dolar dari 500 ribu dolar yang diharapkan dalam jangka waktu 60 hari.

Dari kampanye ini, jelas sekali kalau kita bisa melihat bahwa Martin merasa perlu untuk berkontribusi pada lingkungan di sekitarnya. Martin tidak hanya melihat dirinya sebagai penulis, melainkan juga sebagai sebuah perusahaan yang perlu melakukan Company Social Responsibility (CSR). Dan sebagaimana CSR pada umumnya, sebuah perusahaan perlu mengetahui komoditas apa yang bisa mereka kontribusikan. Begitu pula dengan Martin. Strategi Martin menggabungkan antara popularitas dan kreatifitasnya, agaknya adalah suatu hal yang dapat ditiru oleh setiap entrepreneur.

Anda bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur. [Photo Credit: Horslip]

 

Artikel Bisnis Terpopuler Hari Ini:

Dari Guru Bahasa Inggris Jadi Pahlawan Ekonomi China

Gadis Cantik Ini Berbisnis Sambil Melestarikan Budaya

Kisah Pak Tirto Merintis Aqua Diiringi Banyak Hinaan Masyarakat

Taufik Aditama

Wartawan senior Studentpreneur yang ingin berkeliling dunia dan membuat Indonesia lebih baik

Facebook Twitter Google+