Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Politics

Siapa sih Donald Trump, Presiden Terpilih Negara Adidaya Amerika 2017-2021


 

Baru saja pemilihan presiden Negara Paman Sam dilakukan. Seorang calon presiden dari partai  Republican memenangkan pemilihan, yaitu Donald Trump dengan skor unggul 15 poin dari oposisinya, Hillary Clinton.

Trump

Trump

Kemenangan Trump seakan membuat publik Amerika Serikat menjadi kaget, karena prediksi yang semula Hillary ternyata salah. Dibalik suksesnya menjadi presiden terpilih, Donald Trump merupakan pebisnis brilian di mata banyak orang, bagaimana sepak terjangnya? Yuk simak bersama.

Lahir dengan nama lengkap Donald John Trump di New York City, New York pada 14 Juni 1946 adalah seorang wirausahawan, pionir program pertelevisian dan pebisnis yang sukses dari Amerika Serikat. Dia adalah ketua dan presiden dari The Trump Organization dan pendiri Trump Entertainment Resorts.

Cara berbicara Trump sangat nyentrik, karena memiliki gaya bicara yang lugas serta blak-blakan. Ini dapat dilihat dari acara realitas NBC The Apprentice telah membuatnya menjadi selebriti terkenal nomor 17 pada daftar Forbes Celebrity 100 2011.

Pada waktu berumur 13 tahun, orang tua Trump mengirimnya ke sekolah militer di New York dengan harapan energinya tersalurkan secara langsung dan dia mampu menjadi orang yang tegas dan selalu berbicara dengan baik. Pada saat kuliah Trump menjadi pekerja honorer di kampusnya NYMA (New York Military Academy).

Ditunjang memiliki visi yang realistis dan cepat tanggap, pada tahun 1962, Trump bergabung ke dalam regu sepak bola, dan kemudian pada tahun 1962 sampai 1964 dia masuk ke dalam team bisbol dan menjadi kaptennya. Trump pernah juga mendapat penghargaan Coachs Award tahun 1964 dan pernah dipromosikan menjadi Kapten Taruna Militer S4 (Cadet Battalion Logistics Officer).

Trump kemudian melanjutkan kuliah di Fordhan University selama dua tahun sebelum dipindahkan ke Wharton School di University of Pennsylvania. Setelah kuliah tahun 1968 pada jurusan ekonomi dengan konsentrasi pada bidang keuangan, ia pun bergabung di perusahaan penjualan rumah mewah milik ayahnya.

Kisah perjalanan bisnis

Trump merupakan anak dari Fred Trump, pengembang real-estate asal New York City. Dia bekerja untuk perusahaan ayahnya, Elizabeth Trump & Son dan diberi kendali perusahaan pada tahun 1971 dan menamainya The Trump Organization. Sepak terjang Trump di awal berkarir adalah merenovasi komplek apartemen Swifton Village di Cincinnati, Ohio. Trump mengubah komplek apartemen 1200 unit dan menaikkan iuran apartemen dari 66% menjadi 100%. Ketika menjual kembali Swifton Village seharga US$ 12 juta, Trump Organization meraup keuntungan sebesar US$ 6 juta.

Sekitar tahun 1970an, Trump mendapatkan keuntungan dari Pemerintah kota New York atas pembayaran pajak sebagai ganti krisis keuangan yang dihadapi Hotel Commodore. Trump juga sukses mengembangkan bidang properti untuk Javits Convention Center. Berkembangnya Javits Convention Center membuat Trump berurusan dengan pemerintah kota New York. Salah satu proyeknya yang bernilai US$ 110 juta ternyata membuat New York membayar antara US$ 750 juta hingga US$ 1 milyar. Trump menawarkan untuk mengganti rugi proyek itu tapi tawarannya ditolak.

trump family

trump family

Jatuh Bangun

Di awal tahun 1990, bisnis Trump ikut terdampak resesi Amerika Serikat hingga kesulitan membayar utangnya. Salah satu kasinonya bernama Taj Mahal dihadapkan dengan masalah pembayaran pinjaman sebesar 1 Milyar dollar amerika ditambah dengan bunga yang sangat tinggi. Kasus ini membuat ia harus menambah pinjaman dan menunda pembayaran bunga pinjaman yang juga mengakibatkan kemunduran bisnisnya setahun kemudian.

Pada tahun 1994, Trump ketiban nasib buruk untuk kedua kalinya. Ia kehilangan 900 juta dollar dari rekening pribadinya dan kerugian drastis pada sektor bisnis sebesar 3,5 milyar dollar. Ketika dia dipaksa untuk meninggalkan Trump Shuttle, dia diharuskan untuk mengurus Trump Tower di New York City dan mengontrol 3 buah kasino di Atlantic City. Lalu Chase Manhattan Bank yang telah memberi pinjaman uang kepada Trump untuk membeli West Side Yards, terpaksa harus dijual kepada pengembang-pengembang di Asia.

Trump sempat pesimis, kala itu menurutnya pengemis di tepi jalan pun jauh lebih kaya dibanding dirinya. Karena si pengemis tersebut tidak memiliki hutang. Sebaliknya ia memiliki hutang yang luar biasa besarnya yaitu sekitar 90 miliar dolar! Namun di bawah tekanan tersebut, ia tetap saja agresif. Negosiasi demi negosiasi ia jalani, ia bergerak terus untuk mengakhiri nasib buruknya hingga akhirnya pelan-pelan keadaan membaik. Hutang hutangnya terbayarkan. Bukan cuma itu, ia pun menjadi lebih kaya dengan aset yang bertebaran dari New York di ujung timur sampai ke California di ujung barat.

Kembalinya Trump dalam kancah bisnis saat itu mengilhami jutaan orang di seantero dunia. Sampai-sampai Guiness Book mencatat sebagai kembalinya sang legenda sebagai rekor tersendiri.

Program Eksklusif

Bangkitnya Trump ditandai dengan program realitas, The Apprentice yang disiarkan oleh NBC. Program ini merupakan program penyaringan para profesional yang dipimpin langsung oleh Donald Trump. Pemenang dari permainan ini akan dikontrak setahun di perusahaan Donald Trump dengan gaji selangit 250 ribu dolar. Menariknya, untuk satu tahun pertama, Donald Trump dibayar sebesar 50.000 dolar tiap episodenya. Namun karena acara tersebut ternyata berjalan dengan sukses, ia kemudian dibayar 3 juta dolar per-episode. Dan karena ini pula, ia menjadi produser televisi dengan bayaran tertinggi. Oleh karena itu, namanya pun masuk dalam daftar orang Amerika terkaya, menempati posisi 88 dari 400 (versi majalah Forbes). Saking kayanya, ia memiliki pesawat jet pribadi dengan rancangan layaknya hotel bintang delapan.

The Apprentice

The Apprentice

Disela-sela kesibukannya, Donald Trump menulis buku yang sempat bestseller, antara lain adalah The Art of the Deal, The Art of Survival, dan How to Get Rich (bersama Robert T. Kyosaki). Dan sepanjang kiprah bisnisnya, ternyata ia pernah tertarik mengajukan diri menjadi Presiden hanya saja baru saja terwujud dalam pemilu tahun ini.

Kamu juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau mengikuti kelas-kelas online gratis di Studentpreneur.

Rekomendasi Kelas Online Studentpreneur Gratis Untuk Anda:

Lean Startup, Apa yang Perlu Kamu Tahu Tentang metode Ini

Cara Mencari Investor Untuk Startup Baru

Performance-Based Digital Marketing Oleh Italo Gani

Zakarias Danujatmiko

Zakarias Danujatmiko adalah General Manager Studentpreneur. Dia sangat berminat terhadap entrepreneurship dan merupakan pengusaha cokelat bubuk.

Facebook Twitter