Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Berita Bisnis Tips

Apa yang Bisa Dipelajari Pebisnis dari Sebuah Resleting


Resleting Tampak Sederhana. Namun Tahukan Anda Sempat Terjadi Peran Paten Untuk Ide Sederhana Namun Dipakai Semua Orang Ini?

Sebuah inovasi yang mengubah dunia, tidak perlu mewah, atau besar. Dia bisa datang dalam bentuk paling sederhana. Misalnya resleting. Dan meskipun barang kecil, paten sebuah resleting, rupanya sangatlah panjang. Pelajaran paten yang panjang ini menyiratkan banyak sekali pelajaran yang bisa mengubah cara pandang Anda mengenai inovasi Anda.

 

Satu ide bisa hinggap ke beberapa kepala.

Pada tahun 1851, perangkat yang mirip dengan resleting saat ini, dipatenkan dengan nama “An Automatic, Continuous Clothing Closure” oleh Elias Howe. Akan tetapi, Elias sibuk dengan penemuannya yang lain: mesin jahit. Sehingga ia tidak pernah mengambil upaya untuk memasarkan resleting. Oleh karena itu, meskipun perangkat mirip resleting pertama kali ditemukan oleh Elias dan dipatenkan pada tahun 1851, akan tetapi Elias tidak benar-benar dikenal sebagai penemunya.  Justru datang dari belahan bumi yang lain. Kredit sebagai penemu ‘Zipper’ diberikan kepada Whitcomb Judson, sebagai orang pertama yang memasarkan perangkat yang disebut ‘clasp locker’, empat puluh tahun setelah paten Elias.

 

Dibuat sebagai solusi sebuah masalah.

Whitcomb Judson, sebagai orang yang memiliki minat khusus dalam gadget dan sering bereksperimen, kebetulan punya teman dengan masalah punggung yang kaku, sehingga temannya itu kesulitan mengikat dan melepas sepatunya. Di sinilah kemudian Judson mendapat inspirasi untuk membuat pengikat geser, yang bisa dibuka dan ditutup hanya dengan menggunakan satu tangan. Dia pun menyebutnya dengan ‘clasp locker’.

resleting

Sebuah ide brilian bisa saja gagal.

Clasp locker dipatenkan pada tanggal 29 Agustus 1893, mirip dengan produk yang dipatenkan oleh Elias, dan dipasarkan dalam bentuk kait dan pengikat mata sepatu. Judson bergandengan dengan seorang pengusaha bernama Kolonel Lewis Walker dan meluncurkan perusahaan pertama (Universal Fastening Company) untuk memproduksi perangkat pengikat sepatu. Clasp locker diperkenalkan kepada publik untuk pertama kalinya melalui Chicago World Fair pada tahun yang sama. Namun, perangkat ini gagal di pasaran.

 

Akan tetapi, menjadi dasar bagi inovasi di masa depan.

Gideon Sundback, kepala designer di Universal Fastening Company bertanggung jawab untuk merancang versi perbaikan dari versi clasp locker. Pada tahun 1913, ia akhirnya datang dengan ‘separable fasterner’. Resleting modern ini dirancang sedemikian rupa sehingga menampilkan dua baris yang terpisah dari gigi yang saling berhadapan dan bisa ditarik bersama-sama dengan bantuan slider. Penemuan ini kemudian dipatenkan pada tahun 1917. Namun, Sundback tidak berhenti pada manufaktur dan pemasaran separable fastener. Dia juga menciptakan sebuah mesin untuk memproduksinya. Mesin inovatif buatannya bisa menghasilkan hampir seratus meter resleting per hari. Versi perbaikan resleting inilah yang kemudian menjadi hit di pasaran dan paling populer dikenakan oleh tentara Amerika Serikat, yang membeli resleting ini untuk pakaian tentara selama Perang Dunia I.

 

Dan semakin luas menyebar ketika bisa diterapkan ke kehidupan sehari-hari.

‘Zipper’ adalah merek dagang yang dipatenkan BF Goodrich Company pada tahun 1925 untuk sepatu dengan separable fastener. Selama waktu itu, resleting hanya digunakan untuk sepatu dan kantong tembakau. Namun, pada akhir tahun 1930-an, kampanye mengenai penggunaan resleting pada pakaian anak-anak diluncurkan, menyoroti bagaimana resleting membuat anak-anak bisa memakai dan melepas pakaian dengan mudah dibandingkan dengan kancing. Kampanye ini kemudian hit, dan pada tahun 1937, resleting berhasil mengalahkan kancing, ketika seorang perancang busana Perancis menggunakannya di pakaian pria. Ketika mengintip belakang resleting Anda, anda mungkin melihat tulisan YKK. Memang, YKK Group adalah produsen resleting paling populer saat ini. Mereka memulai manufaktur resleting sejak tahun 1934, dan sejak saat itu jadi pemasok resleting terbesar di dunia.

 

Hari ini, resleting ada dimana-mana, tas, sepatu, pakaian, sarung bantal, dan sebagainya. Resleting telah membuat hidup jauh lebih sederhana bagi kita semua. Namun dia tidak datang begitu saja. Melainkan melalui beberapa penemu yang berdedikasi. Apakah Anda punya ide yang mampu mengubah dunia? Mari berdiskusi di kolom komentar! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur. [Photo Credit: Clare]

 

Artikel Bisnis Terpopuler Hari Ini:

Ini Dia Orang Dibalik Kekayaan Prabowo Subianto

Cerita Inspiratif: Orang-Orang Gagal yang Berhasil Mengubah Hidupnya Menjadi Tersukses di Dunia

Belajar Bisnis Dari Kesederhanaan Jokowi

Taufik Aditama

Wartawan senior Studentpreneur yang ingin berkeliling dunia dan membuat Indonesia lebih baik

Facebook Twitter Google+