Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Best People

Rian Kurniawan – Bunarendang


Dream, Run, and Make it Happen!!

Rian Kurniawan

Halo StudentPreneur!! Rendang adalah salah satu makanan favorit orang Indonesia. Berada di manapun, kita tidak akan kesulitan apabila ingin makan rendang. Setiap depot masakan padang pasti menyediakan rendang. Namun ternyata tidak hanya orang Indonesia yang doyan rendang, tapi juga masyarakat di seluruh dunia. Kalian tahu tidak, ternyata rendang dinobatkan sebagai makanan terlezat di dunia!! Atas dasar itu, Rian Kurniawan, mahasiswa ITS (Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya) angkatan 2008 berani menempuh jalan yang sedikit berbeda dengan teman-temannya. Rian penasaran bagaimana cara mengemas dan menyajikan rendang dengan lebih menarik lagi. Dia berinisiatif untuk menciptakan inovasi baru yaitu Bunarendang pada tanggal 30 November 2011. Berikut adalah hasil perbincangan kami dengan Rian Kurniawan.

Rian Kurniawan

Bagaimana Awalnya Mendapatkan Ide untuk Membuat Bunarendang?

Jaman sekarang ini kan jaman sibuk. Nah saya kepikiran, kenapa tidak mengemas ulang rendang sehingga dapat dengan mudah dimakan? Saya membayangkan kalau rendang ini bisa dimakan dengan nasi namun semudah memakan burger McDonald. Tentu berguna untuk kota sibuk seperti Surabaya dan Jakarta dong. Dari sana, saya berinovasi dengan mengemas burger rendang dengan nasi sebagai pengganti roti dengan sederhana, bisa dimakan dimana saja, dan tidak menghabiskan waktu terlalu lama untuk memakannya. Lahirlah Bunarendang.

Dimana Kita Bisa Membeli Bunarendang?

Saat ini kami mempunyai 4 gerai dengan konsep rombong. Gerai utama berada di daerah Manyar yang sekaligus menjadi tempat workshop kami. Gerai lainnya dapat ditemukan di daerah Sakinah Swalayan ITS, Dukuh Kupang, dan Fakultas Sastra Unair.

Bunarendang

Bunarendang

Semua Gerai Milik Anda?

Bunarendang menganut sistem Business Opportunity. Jadi tidak semua gerai adalah milik saya.

Apa itu Business Opportunity?

Istilah sederhananya adalah sistem kemitraan. Modal yang perlu dikeluarkan mitra kita bisa dibilang sangat kecil. Saya hanya mengambil 10-20% dari keuntungan mereka. Saya juga berani kasih garansi setidaknya 50 pack dari Bunarendang bisa laku terjual setiap harinya.

Tolong Ceritakan Kesulitan yang Anda Alami

Kesulitan utama adalah dari rendangnya sendiri. Karena ingin mengutamakan rasa, saya memilih jenis rendang basah. Selain susah dicari, jenis rendang ini juga hanya tahan 3-4 hari saja. Jadi apabila diolah hari ini, maka hari ini pula sudah harus terjual habis. Memang agak susah, namun demi rasa semuanya harus diperjuangkan. Kesulitan berikutnya mungkin soal standardisasi bumbu. Bunarendang memakai belasan bumbu yang berbeda. Apabila takaran berbeda sedikit saja, rasa pasti berbeda. Tapi sudah saya atasi dengan membawa bumbu tersebut ke pabrik dan dikemas dengan takaran yang sangat teliti. Kami ingin rasa dari setiap Bunarendang yang anda makan itu sama. Hal yang tidak kalah sulit adalah mengatur karyawan. Dalam bisnis kuliner, karyawan kebanyakan tidak mengenyam pendidikan yang terlalu tinggi. Hal ini membuat mereka agak sulit untuk dilatih professional sesuai standard kami. Yah, pintar-pintarnya kita saja lah.

Inovasi Apa yang Anda Lakukan di Bunarendang?

Ada beberapa hal inovatif yang saya lakukan. Contohnya adalah sistem delivery service dari Bunarendang. Ketika pesanan lebih dari 7 pack, ongkos kirim kami kasih gratis. Apabila dibawah itu, pelanggan cukup membayar 5 ribu rupiah saja. Sangat murah! Bahkan apabila anda hanya memesan 1 buah pun tetap kami antar. Hal lainnya yang menarik adalah kartu membership dari Bunarendang. Sistem yang ada mirip seperti voucher pulsa. Pelanggan bisa mendapatkan diskon delivery apabila menjadi member. Kalau voucher anda sudah habis, bisa langsung mengisi ulang di semua gerai Bunarendang.

Omzet Tiap Bulan?

Sekitar 20-30 juta per gerainya.

Target Masa Depan Anda?

Jujur saya belum pernah melihat rumah makan padang yang lebih besar dan sukses daripada Rumah Makan Sederhana. Maka keinginan saya cukup simpel, Bunarendang harus bisa setara atau bahkan lebih besar daripada Rumah Makan Sederhana. Saya ingin makanan padang dikemas dengan lebih modern namun simpel. Bayangkan saja fast food seperti McDonald namun mengangkat masakan padang. Kedepannya, Bunarendang tidak hanya mengangkat masakan rendang. Namun yah, saya ingin meniru strategi dari Rotiboy yang tenar dengan hanya satu buah jenis roti sebelum akhirnya mengeluarkan produk-produk barunya. Saya ingin Bunarendang terkenal dengan produk rendang dahulu. Baru setelah berkembang pesat selama setidaknya 1 tahun, saya akan mengeluarkan produk baru yang tak kalah inovatif.

Pesan Untuk Komunitas StudentPreneur?

Dream, run, and make it happen!! Kita tidak boleh hanya mimpi. Kita harus terus berlari mengejar mimpi kita tersebut. Apalagi kalau kita sudah masuk di dunia entrepreneurship, kita tidak boleh berhenti. Apabila kita jatuh, kita harus bangkit dan berlari lagi. Perusahaan yang bertahan selama 4 tahun pertama itulah yang akan sukses nantinya. Saya percaya bahwa orang gagal itu adalah orang yang berhenti bisnis. Orang tersebut berhenti berlari.

Adhika Dwi Pramudita

Adhika adalah direktur utama PT Wirausaha Muda Sukses Sejahtera. Praktisi media, startup, dan periklanan.

Facebook Twitter Google+