Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Best People

Lima Nilai yang Dipegang Mark Zuckerberg Untuk Membangun Facebook


Bergerak cepat dan gagal dengan cepat. Kalau Anda tidak mengacaukan sesuatu, Anda tidak bergerak cukup cepat – Mark Zuckerberg

Mark Zuckerberg adalah anak muda jenius Amerika yang membangun Facebook bersama beberapa teman asramanya ketika berusia belasan tahun dan masih kuliah di Harvard. Facebook bahkan bukan project teknologi pertamanya, masih ada beberapa software populer yang dia buat ketika masih kecil. Kejeniusan Zuckerberg membuat dia bahkan ditawari oleh perusahaan besar sepert Microsoft dan Apple ketika baru saja lulus SMA. Namun ternyata, selain kejeniusan otak Zuckerberg dan founder-founder lainnya, faktor kesuksesan Facebook lainnya juga dipengaruhi oleh nilai-nilai dasar yang dipegang teguh Mark Zuckerberg. Apa saja lima nilai utama yang dipegang Mark untuk membesarkan Facebook dan membuatnya menjadi salah satu orang terkaya di dunia?

 

Saya tidak ingin hanya membangun perusahaan, Saya ingin mengubah dunia

Zuckerberg tidak pernah berpikir untuk hanya membuat perusahaan besar dan menghasilkan banyak uang untuk dirinya pribadi. “Bukan berarti Saya tidak ingin menghasilkan uang, namun Saya menghasilkan uang untuk membuat layanan lebih baik, dunia lebih baik, “ ucap Zuckerberg dalam sebuah wawancara. Zuckerberg selalu ingin dikelilingi oleh orang-orang yang berpikiran sama, tidak hanya makmur secara pribadi, namun juga ingin membuat dunia lebih baik.

mark-zuckerberg

Jangan hanya cari yang pintar, cari juga yang peduli dengan misi Anda

Ketika merekrut orang-orang terbaiknya, Zuckerberg tidak hanya menilai dari kesiapan mereka bekerja, tapi juga mencari orang-orang yang benar-benar ingin mewujudkan misi Facebook, untuk menghubungkan semua orang di dunia ini. “Seseorang bisa jadi sangat pintar atau mempunyai kemampuan yang langsung bisa digunakan, tapi apabila mereka tidak percaya dengan misi kami, mereka tidak akan bekerja keras, ” ucap Mark Zuckerberg dalam banyak wawancara. Selain kemampuan teknis, kita juga harus memilih orang yang benar-benar peduli dengan misi perusahaan kita.

 

Bergerak cepat, gagal cepat

Di Facebook, kegagalan adalah sesuatu yang boleh “dirayakan”. Inovasi adalah jantung perusahaan. Semua orang di Facebook disarankan untuk bergerak sangat cepat, mencoba berbagai hal baru, dan kalau perlu, merusakkan sesuatu. Menurut Mark Zuckerberg, “Bergerak cepat dan gagal dengan cepat. Kalau Anda tidak mengacaukan sesuatu, Anda tidak bergerak cukup cepat.” Selalu sarankan karyawan Anda untuk berani mencoba hal baru, dan jangan marah kalau mereka melakukan kesalahan yang “kreatif”. Karena siapa tahu, diantara hal-hal gila yang mereka lakukan, salah satunya bisa menjadi penentu arah perusahaan Anda dalam beberapa tahun kedepan.

 

Saya lebih suka diremehkan

Sejak awal, Mark Zuckerberg dan facebook sangat diremehkan oleh banyak pihak. Ketika pertama membuat Facebook, Mark dihina karena sudah banyak pesaing kuat seperti MySpace dan Friendster. Saat Facebook berhasil mengalahkan MySpace dan Friendster, Mark masih dihina karena dianggap tidak akan pernah mendapatkan penghasilan yang besar. Bahkan saat Facebook IPO, Mark masih dihina karena dianggap terlalu muda untuk memimpin perusahaan sebesar Facebook. “Ini pendapat personal Saya, namun Saya lebih suka berada di lingkaran orang-orang yang meremehkan kami. Hal tersebut memotivasi kami untuk berani keluar dan membuat taruhan besar yang membuat orang-orang tersebut tercengang.”

 

Aksi Lebih Penting Daripada Bicara

Kultur di Facebook lebih menghargai orang yang bisa membangun sesuatu daripada orang yang hanya bisa bicara. Ketika karyawan Facebook ingin bertemu Zuckerberg, dia harus mempunyai sesuatu yang ditunjukkan. Kalau Anda hanya bicara ide kosong pada Zuckerberg, tanpa membawa setidaknya sebuah prototype, dia akan merasa Anda membuang waktunya. Kultur ini sangat perlu ditanamkan di startup karena terkadang startup tidak bergerak cukup cepat, hanya anggota timnya terlalu banyak bicara tanpa aksi.

 

Nah Sobat Studentpreneur, apakah Anda sudah menanamkan nilai seperti yang ditanamkan oleh Zuckerberg di Facebook? Ataukah Anda punya nilai tambahan yang harus dipunyai oleh perusahaan manapun? Jangan lupa ikuti facebook dan Twitter kami ya!

 

Baca Juga:

Anak Muda Terkaya di Amerika Hidup Sederhana

Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dari Membuat Orang Tertawa

Dari Hobi Jadi Bisnis Beromzet Besar

Adhika Dwi Pramudita

Adhika adalah direktur utama PT Wirausaha Muda Sukses Sejahtera. Praktisi media, startup, dan periklanan.

Facebook Twitter Google+