Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Tips

From the archives: Cara Membuat Sitemap Website Untuk Meningkatkan Penjualan


Previously published on Juni 4, 2014
“Bisnis Saya bagus, produknya bagus, kalau dijual online, pasti berhasil!” ucap semua orang. Sayangnya, kenyataan tidak seindah bayangan kebanyakan orang. Setelah berusaha menjual online, ternyata sangat sedikit orang yang mengakses websitenya. Lebih parah lagi, ketika mengecek sebuah kata kunci di Google, banyak orang yang kecewa karena tidak menemukan website mereka di beberapa halaman awal. Padahal, peringkat di Google akan sangat menentukan naik turunnya penjualan sebuah bisnis online.

Google, perusahaan pencarian internet terbesar di dunia, mempunyai satu kelemahan besar. Jaring mereka, atau biasa disebut spider, akan sangat sulit menemukan website Anda tanpa peta yang sudah disediakan. Peta untuk spider Google ini juga sering disebut sitemap. Kacaunya, masih banyak pebisnis, terutama yang tidak mempunyai dasar teknologi, tidak mempunyai sitemap sama sekali dalam websitenya. Hal itu yang membuat web mereka hampir “hilang” dari Google. Ini dia cara membuat sitemap website yang juga berpotensi untuk meningkatkan penjualan bisnis online Anda.

 

Step 1 – Buatlah akun Google Webmaster

Langkah ini wajib apabila Anda ingin menarik perhatian dari Google. Buatlah sebuah akun Google, atau kalau sudah punya, maka secara otomatis Anda bisa mendaftar dan masuk ke Google webmaster tools. Tambahkan alamat website Anda ke dalam akun webmaster tools tersebut. Kalau Anda mempunyai banyak website, Anda tetap bisa menggunakan satu akun Google webmaster tools untuk mengatur semua properti website Anda. Tapi ingat, tiap website harus mempunyai sitemap-nya sendiri-sendiri.

cara-membuat-sitemap-website

Step 2 – Verifikasi Website

Setelah menambahkan url website ke akun Google webmaster, Anda perlu melakukan verifikasi di website Anda. Caranya ada dua hal. Pertama, download sebuah file html yang disediakan oleh Google webmaster dan upload ke website Anda. Kemudian tinggal klik verify di akun Google webmaster Anda. Cara kedua, Anda bisa mengambil meta tag yang juga disediakan oleh Google webmaster dan memasukkannya ke bagian header Anda. Saran dari tim Studentpreneur adalah menggunakan cara pertama karena file kosong dari Google tersebut tidak terlihat, sehingga tidak mengganggu pelanggan dan juga tidak susah untuk melakukannya.

 

Step 3 – Cara Membuat Sitemap Website Anda Gratis

Ada berbagai alat sitemap generator gratis seperti auditmypc, xml-sitemap, atau punya Google sendiri yaitu Google Sitemap Generator. Caranya sangat mudah, Anda tinggal klik tab sitemap, tunggu sampai semua file berhasil dikenali dan dimasukkan oleh sitemap tersebut, dan pastikan untuk mengunduh file sitemap tersebut. Namai dengan sitemap.xml sehingga lebih mudah diproses oleh hosting. Upload file sitemap.xml ke website Anda, di bagian public_html. Kalau Anda menggunakan website berbasis wordpress, caranya lebih sederhana. Anda tinggal mendownload plugin sitemap dan mengaktifkannya. Cara mengecek apakah sitemap Anda sudah muncul atau belum, dengan cara mengetik namawebanda.com/sitemap.xml

 

Step 4 – Aktifkan di Google Webmaster Tools

Setelah mempunyai file sitemap.xml dan menguploadnya di website, Anda bisa kembali membuka Google webmaster tools. Buka tab sitemap, dan klik “Add Sitemap”. Kemudian, pilihlah “General Web Sitemap”. Anda tinggal memasukkan alamat sitemap.xml di website anda, lalu klik “Add Web Sitemap”. Selesai! Cara membuat sitemap website memang tidak sesulit dugaan Anda.

 

Tips Tambahan Pembuatan Sitemap

Setelah berhasil membuat sitemap website, langkah berikutnya adalah mengoptimalkan sitemap tersebut. Optimisasi sitemap website sebenarnya tergantung jenis website Anda sendiri. Apabila jenis website Anda kaya konten yang diupdate beberapa kali tiap hari, Anda bisa mengeset waktu update sitemap secara spesifik. Berdasarkan penelitian Studentpreneur, cara paling efektif adalah mengupdate sitemap untuk konten per halaman selama sebulan sekali, namun mengupdate sitemap halaman depan sekali sehari.

Namun, apabila website Anda tidak terlalu banyak update konten, katakanlah, hanya seminggu sekali, maka cara membuat sitemap website juga berbeda. Untuk sitemap konten per halaman, tetap pasang sebulan sekali. Tapi, untuk update sitemap halaman depan, bisa Anda set seminggu sekali, atau, dua minggu sekali. Jangan sampai ketika spider Google mengunjungi sitemap Anda, justru tidak ada update baru, yang tentunya akan menurunkan ranking Anda.

Tips tambahan berikutnya adalah minimal seminggu sekali, coba cek Google webmaster tools Anda. Kadang-kadang, terjadi error di file sitemap Anda. Google webmaster akan memberitahu Anda dimana letak errornya, sehingga Anda bisa memperbaikinya langsung. Mengacuhkan file sitemap yang sedang error sama saja dengan Anda tidak membuat sitemap sama sekali Sobat Studentpreneur. Selain itu, Anda juga bisa mengecek file-file aneh yang Anda tidak pernah merasa membuatnya. Terkadang ada hacker iseng yang memasukkan file berbahaya ke website Anda.

 

Anda bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur. [Photo Credit: Harsh]

 

Artikel Bisnis Terpopuler Hari Ini:

Gadis Cantik Ini Berbisnis Sambil Melestarikan Budaya

Ini Nasehat Orang Terkaya di Abad 19

Dari Guru Bahasa Inggris Menjadi Pahlawan Ekonomi China

Andreas Yonathan

Kontributor: Andreas Yonathan pernah menjadi Community Manager dari Studentpreneur. Saat ini dia bekerja sebagai web developer di Miracle Clinic dan Flavare

Facebook Twitter Google+